Heboh, Video Anak Durhaka Jadi Ular Berkepala Anjing Usai Menendang Ibunya Saat Sholat

Selasa, 01 Desember 2009







Heboh kabar seorang siswi SMP berubah wujud jadi ular berkepala anjing usai menendang ibunya saat sholat, membuat suasana Dusun Sigambal, Desa Pinang Awan, Kec. Torgamba, Labuhan Batu Setalan (Labusel), mencekam. Warga yang biasanya lalu-lalang memilih berdiam diri di dalam rumah masing-masing.

Hasil penelusuran METRO ASAHAN (grup Sumut Pos) di desa tersebut, kejadian itu disembunyikan warga karena takut takut ikut kena kutuk. Tapi, menurut warga anak tersebut telah diboyong oleh seseorang ke Medan, karena tak tahan menanggung malu, karena setiap hari ratusan warga dari berbagai daerah berdatangan ingin melihat kejadian itu.


Seorang warga yang minta namanya tak ditulis memberikan bukti sebuah rekaman vidio dari sebuah handphone yang memuat wujud gadis tersebut, yang berhasil ia rekam pasca kejadian itu. Dalam rekaman vidio terlihat kepala seekor anjing berambut panjang berwarna putih dengan badan berupa ular yang melingkar-lingkar. Dalam video itu juga memiliki dua tangan menyerupai seekor biawak.



Sambil berputar-putar, dia menjerit-jerit menangis sambil berurai airmata, sementara warga yang menyaksikannya terlihat ikut prihatin. Menurutnya, gadis belia yang masih duduk dibangku kelas 2 SMP itu dalam kesehariannya berperangai buruk dan sering melawan orangtuanya yang pekerjaan tidak tetap dan mencari upahan kerja kepada para tetangga dan kerabatnya.


Awal kejadian, gadis belia itu merengek meminta dibelikan sepeda motor Yamaha Mio kepada ibu kandungnya. Namun tidak diacuhkan sang ibu. Nah, ketika ibunya sedang melakukan ibadah salat magrib, tiba-tiba saja ia menendang kepala ibunya yang sedang sujud.


Saat itu juga wajah gadis itu berubah wujud menjadi anjing, sementara seluruh badan dan kakinya berubah menjadi ular. Kontan saja ibunya menjerit histeris dan menangis meraung-raung melihat anak kesayangannya itu telah berubah wujud. Kapolsek Torgamba, AKP Tampubolon ketika dikonfirmasi mengaku, tak ada terjadi yang aneh-aneh di wilayah hukumnya. (zul/smg)


hariansumutpos ; sumutcyber



27 komentar

Anonim mengatakan...

itu perlu di masukan lab, diteliti, karena pasti akan menarik, dapat menunjang teori evolusi (manusia berasal dari monyet), teori genetika akan berubah total, bisa dimanfaatkan untuk spionase (jika diketahui gen penyebab perubahannya, maka manusia bis abeubah jadi kuv\cing, burung dsb)
eh nanya kenapa beubah itu jadi ular atau anjing ya? kenapa ga berubah jadi burung elang, harimau atau hewan2 kekar lain, naga misalnya?
kenapa monyet, ular atau anjing? kenapa anjing begitu hina?

1 Desember 2009 22.00
Anonim mengatakan...

buat nunjang ajaran agama kale........

1 Desember 2009 22.02
Opung mengatakan...

ngeri juga ya. Tapi ada pelajaran dibalik itu agar kita selalu menghormati orangtua.

1 Desember 2009 22.05
黒犬 (Kuro Inu) mengatakan...

Kasihan kok jadi anjing...
Anjing kan ga SEHINA ANAK YANG NENDANG IBUNYA...
kok ga dikutuk jdi babi ajah sih...
Anjing kan setia, HU-UH (-3-)

1 Desember 2009 22.11
Anonim mengatakan...

alllaaaa...yng percaya smua itu gobloook kabeh ..
ko mau di bodohin ... udah bnyak cerita kaya gitu .....
emng sih ada cerita yng mnyampekn pesan + .. tpi knpa caranya ko gt???????

1 Desember 2009 22.11
Anonim mengatakan...

gabus mu sagodang ni rohamu kawan!!!!

2 Desember 2009 07.44
Anonim mengatakan...

Bohong !!! Propaganda agama nih..!

2 Desember 2009 08.23
NWeights mengatakan...

hla videonya mn?

ada yg bs konvirmasi tntang kberadaannya??

2 Desember 2009 09.26
HOTEL MURAH BALI mengatakan...

wah, masa si? kok kata si kapolsek juga ga ada yg aneh aneh tuh..
Beneran ga ya?

2 Desember 2009 20.50
Anonim mengatakan...

itu namanya anak tdk tau diri sdh d lhirkan dan d bsarkan dgn kasih syang mlah ortu d lwan.in merupakan pelajran bagi anak yg durhaka.siapa yg ingin menyusul.......???????

3 Desember 2009 06.24
Anonim mengatakan...

Yang ga percaya monggo monggo dicoba saja praktekan sperti anak itu,berani ndak?
Yang percaya yo hormati ibu bapak yo rek... ;)

3 Desember 2009 07.39
Anonim mengatakan...

propaganda agama pastinya!!!tp bisa kita ambil sisi positifnya dari dongeng ini.senantiasa sayang dan mengasisi sesama, apalgi orang tua sendiri!kl ga mau anjing, knp boleh babi?!emang babi hina?tidak ada ciptaan Tuhan yg hina didunia ini!!!!

3 Desember 2009 17.48
tan malaka mengatakan...

[quote dari] Anonim mengatakan...

itu perlu di masukan lab, diteliti, karena pasti akan menarik, dapat menunjang teori evolusi (manusia berasal dari monyet), teori genetika akan berubah total, bisa dimanfaatkan untuk spionase (jika diketahui gen penyebab perubahannya, maka manusia bis abeubah jadi kuv\cing, burung dsb)
[end of quote]

untuk bung yg bicara seperti tadi apa juga udah baca tentang "sanggahan teori darwin"? "http://penyanggahanteoridarwin.wordpress.com/sanggahan-teori-darwin/" udh liat film Harun Yahya, kehancuran dunia akibat paham darwinisme? baiknya bung baca sebelum pemahaman bung meleset. darwinisme adalah teori idealis-subjektif bukan berdasarkan pada visiun-objective.

9 Desember 2009 19.05
dhiyayunus mengatakan...

Kita Percaya kepada yang ghaib,Namun dalam hal ini kalau memang kutukan itu sudah ketentuan yang maha Kuasa,namun kalau hanya propaganda, siapa sih yang buat?
Ambil saja sisi positifnya,untuk menghormati orang tua yang merupakan keramat hidup,terutama Ibu.

9 Desember 2009 20.02
yarasga mengatakan...

yah...semua bisa terjadi,atas kehendakNya,biar di mana saja di dunia ini,memang ibu adalah orang yg dititipi ALLAH keramatNya,makanya jangan sekali-kali mendurhakai orangtua,apalagi ibu kandung yang telah susah payah melahirkan dan membesarkan kita,memang sih...kita gak minta dilahirkan,tapi itu semua ALLAH yang punya KEHENDAK yg tidak sama dengan makhluknya,untuk itulah patuh pada orang tua berarti mematuhi perintah sang PENCIPTA alam ini...

10 Desember 2009 03.54
Anonim mengatakan...

Itu goblok semua!

12 Desember 2009 16.05
Anonim mengatakan...

berita yang merusak akidah

14 Desember 2009 05.00
Anonim mengatakan...

sesungguhnya DURHAKA kepada orang tua adalah salah dari segi moril manusia apalagi dimata Allah Swt jadi berbuat kebajikanlah kepada orang tua, Ridho Allah ada di Ridhonya Orang tua. ya....kalau dikutuk menjadi ular mudah-mudahan jadi contoh bagi yang lain ni... gue hasil kutukan emak gue kerenkan sekarang jadi berita dan di internet ya mungkin ada yang berminat bisa dijadikan barang langka dan punya nilai jual dan historis latihlah selalu keimanan kita agar tidak salah jalan menuju jalanNYA.

17 Desember 2009 06.52
Anonim mengatakan...

Alex Manroe mengatakan............

Mengapa seluruh tubuh gadis itu semuanya binatang yang diharam kan oleh agama islam sementara yang kena kutuk beragama ISLAM??????????/

Tolong dijawab dengan pikiran yang sehat buat semua

18 Desember 2009 08.13
rizanasa mengatakan...

makanya jangan durhaka

23 Desember 2009 00.29
rizanasa mengatakan...

klu tuhan berkehendak apapun jadi.....
jangankan anjing atau ular
dirimu mw apa pasti tuhan kasih
makanya minta yang bagus2

23 Desember 2009 00.32
errens mengatakan...

Kun Fayakun....segala kebaikan akan berbuah pahala dan kebaikan pula bagi individu umatnya...namu apabila sebaliknya...maka tanggung azab dariKu...(firman Alloh SWT)...

26 Desember 2009 05.05
Dwi Maihut mengatakan...

Gak mau komentar apa2... Terlepas dari benar atau tidak, coba bayangkan kalau kalian di posisi anak itu? Mau minta ampunan ke siapa??? Hiii.... ngeri!!!

28 Februari 2010 23.48
Anonim mengatakan...

Ah, bohong tuh...pernah lihat foto & videonya di artikel yg lain. Klo gak slh d daerah jawa ttg penemuan fosil ular berkepala manusia. Diperkirakan seorng yg punya ilmu gaib sdg bertapa gt.

24 Maret 2010 02.09
sanopy rastafara mengatakan...
ahyar rossi mengatakan...

Poskan Komentar