Tuyul Bekasi Hebohkan Warga Bekasi

Minggu, 28 Februari 2010

Seorang pelajar SMP di Bekasi, Jawa Barat, berhasil menangkap tuyul yang berkeliaran di kamarnya. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 24 Februari malam di sebuah rumah di Jalan Bambu Kuning, RT 3 RW 2 Kelurahan Sepanjang Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.



“Yang menangkap anak saya yang bernama Aji,” ujar ibu pelajar sekolah menengah pertama itu, Euis kepada okezone di Bekasi, Sabtu (27/2/2010).

Menurut keterangan Euis, anaknya yang baru berusia 13 tahun itu saat berada di kamarnya pada Rabu malam, tiba-tiba melihat sesuatu yang mencurigakan. Dia pun langsung menangkap benda yang belakangan diketahui sebagai tuyul. “Setelah ditangkap lalu dimasukkan ke dalam botol sirup,” terangnya.

Sayangnya Euis tidak menceritakan detail kronologis penangkapan makhluk gaib itu. Termasuk bagaimana anaknya mempunyai kemampuan menaklukkan tuyul yang berukuran sekira 70 cm. Aji sendiri belum bisa dimintai keterangan karena masih sekolah. “Tuyulnya gendut dan botak,” ujar Euis.


Kabar penangkapan tuyul di sebuah rumah Jalan Bambu Kuning, RT 3 RW 2 Kelurahan Sepanjang Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, membuat geger warga setempat.

Informasi itu pun dengan cepat beredar dari mulut ke mulut dan ratusan orang tanpa dikomando langsung berdatangan ke rumah pasangan Euis dan Sudayah untuk mengecek kebenaran informasi tersebut.

Warga mulai terlihat berdatangan ke rumah Sudayah sejak Kamis, 25 Februari lalu. sang tuyul sendiri dikabarkan ditangkap pada Rabu 24 Februari malam oleh seorang anak bernama Aji (13). Aji merupakan anak pasangan Eusi-Sudayah.

Saking banyaknya jumlah pengunjung, akhirnya pemilik rumah tidak mengizinkan para pendatang untuk melihat secara langsung tuyul yang berhasil ditangkap. “Kita tidak bisa melihat karena dilarang masuk,” ujar Ida, salah seorang pengunjung,

Ida sendiri mengaku kecewa, karena keinginannya melihat makhluk gaib itu tak terwujud. Hingga siang ini, sejumlah orang masih bergerombol di depan rumah milik Sudayah dengan harapan diizinkan melihat tuyul yang sudah diletakkan di dalam botol.



Sebelum Tuyul Tertangkap Banyak Uang Hilang

Warga Kelurahan Sepanjang Jaya, Bekasi Timur, Jawa Barat, dan sekitarnya kini bisa sedikit bernapas lega, karena tuyul yang diduga mencuri uang mereka selama ini berhasil ditangkap.

Selama ini warga setempat curiga karena banyak yang mengalami kehilangan uang. Peristiwanya pun terjadi secara beruntun. “Banyak yang cerita kehilangan uang, Alhamdulillah saya tidak,” ujar Euis, ibu Aji yang berhasil menangkap tuyul di kamarnya, Sabtu (27/2/2010).

Euis menggambarkan tuyul yang berhasil ditangkap memiliki tinggi sekira 70 cm, gendut, dan berkepala plontos. Kini sang tuyul ditempatkan dalam sebuah botol agar tidak kabur.

Sang tuyul sendiri berhasi ditangkap oleh Aji pada Rabu, 24 Februari malam di sebuah rumah di Jalan Bambu Kuning, RT 3 RW 2 Kelurahan Sepanjang Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Sayangnya hingga kini kebenaran informasi tertangkapnya sang tuyul belum bisa dikonfirmasi. Keterangan yang didapat baru sebatas pengakuan dari orang yang melihat langsung.


Agar Tidak Kabur, Si Tuyul Diberi Binatang Yuyu

Guna mencegah agar tangkapannya tidak kabur, Euis meletakkan sang tuyul di dalam baskom yang diberi binatang yuyu, sejenis kepiting.

Yuyu tersebut didapat Euis, ibu Aji, penangkap tuyul di Bekasi, dari ladang di sekitar rumahnya. “Begitu dikasih yuyu, dia (tuyul) langsung asyik bermain,” ujar Euis di Bekasi, Sabtu (27/2/2010).

Selain itu, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, Euis juga telah menyerahkan sang tuyul kepada salah seorang ustadz di lingkungan Jalan Bambu Kuning, RT 3 RW 2 Kelurahan Sepanjang Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi. “Saya serahkan ke ustadz Ujang,” ujarnya.

Tuyul yang dikabarkan setinggi 70 cm, gendut, dan plontos ini ditangkap Aji pada rabu, 24 Februari malam di kamar tidurnya.

Setelah kabar penangkapan ini menyebar, ratusan orang pun berbondong-bondong datang ke rumah Euis untuk menyaksikan secara langsung. Sayangnya mayoritas para pengunjung harus menelan kekecewaan lantaran tidak bisa menyaksikan secara langsung sang tuyul




http://ptc-cam.blogspot.com/2010/02/tuyul-bekasi.html

0 comments

Poskan Komentar