Tampilkan postingan dengan label rani yuliani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rani yuliani. Tampilkan semua postingan

Logo KPK - Komisi Penjahat Kelamin

Rabu, 06 Mei 2009



Gonjang-ganjing wanita diantara pejabat ternyata berimbas pada lembaga yang diagungkan yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua KPK non aktif Antasari Ashar yang saat ini ditahan di Polda Metro jaya di repsentasikan oleh pengguna facebook sebagai penjahat kelamin, akibatnya kepanjangan KPK pun diubah menjadi Komisi Penjahat Kelamin.

Adalah Nugroho Dewanto salah seorang pengguna facebook secara jenaka merancang logo KPK dengan latar seorang wanita memegang tongkat golf. Dua huruf K yang mengapit huruf P diberikan warna hitam sedangkan huruf P sendiri berwarna hijau. Didepan huruf P berdiri seorang wanita dengan pose menantang sambil memegang tongkat golf.

Logo kedua, lebih mirip dengan logo KPK, dua huruf K yang mengapit huruf P tetap berwarna merah seperti logo KPK yang asli. Huruf P sendiri tetap berwarna merah. Yang agak berbeda dari logo KPK yang asli adalah tiga huruf tersebut dibuat jarang dan tidak menyatu dengan lainnya. Perbedaan lainnya pas didepan huruf P diletakkan photo Rani Juliani, yang dinobatkan sebagai wanita penakluk pejabat.

Jurnalis di Majalah tempo ini juga meletakkan tiga kata Dibawah huruf KPK dengan tulisan Komisi Penjahat Kelamin. (sumbawanews.com)



Rani Sang Caddy yang Mahal dan Banyak di Booking Pejabat

Selasa, 05 Mei 2009


Rani Juliani, istri siri Nasrudin, pernah bekerja sebagai caddy di Modernland Golf, Tangerang. Perempuan 22 tahun itu dikenal sebagai caddy yang mahal dan banyak dibooking pejabat.

“Rani itu termasuk caddy mahal di sini, maksudnya uang tipsnya banyak, yang booking untuk jadi caddy juga banyak. Dia biasanya sama pejabat,” kata Nurmalasari, salah satu caddy girl di padang golf Modernland di tempat kerjanya, Sabtu (2/5/2009).

Menurut Nurmalasari, untuk bisa mendapat caddy mahal di Modernland, seorang member atau pemain golf harus merogoh kocek yang tidak sedikit. “Untuk caddy mahal, Rp 500 ribu paling murah dan paling mahal di atas Rp 1 juta (sekali putaran),” lanjutnya.

Namun gadis 23 tahun itu mengaku tidak terlalu akrab dengan Rani. Menurutnya, Rani keluar dari Modernland beberapa bulan setelah dirinya masuk ke klub golf tersebut.

“Rani terkenal di sini karena termasuk caddy mahal, dia keluar tahun lalu,” cerita Nurmalasari.

Nama Rani mulai mencuat setelah kasus penembakan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRP) Nasrudin Zulkarnaen. Gadis yang sebelumnya tinggal di Kampung Kosong, Tangerang, itu disebut-sebut sebagai wanita di antara dua pejabat, Nasrudin dan Antasari.


http://acehfoto.com/blog/?p=538